Rumus Kimia Asam Amino

Rumus Kimia Asam Amino

Asam amino adalah senyawa terpenting bagi tubuh. Berfungsi untuk membentuk protein. Karena penting, banyak orang mengkajinya. Sebelum mengkaji, orang cenderung menghafal rumus kimia asam amino terlebih dulu.

Setelah itu, orang-orang mulai mengulik zat ini. Sebagai contoh adalah manfaat yang berguna bagi tubuh. Pada sisi lain, tidak sedikit yang meneliti tentang bagaimana senyawa ini terbentuk. Pembahasannya sendiri ada di bawah.

Rumus Kimia Asam Amino

Susunan kimia asam amino pada umumnya adalah R – CH(NH2) COOH. Susunan tersebut menunjukan bahwa senyawa ini bagian gugusan amina dan protein. Oleh karenanya saat direaksikan, senyawa ini menunjukkan sifat-sifat gugusannya.

Adapun sifat gugusan asam amino adalah amfoterik. Maksudnya yaitu berubah menjadi basa ketika masuk ke larutan asam, begitu pun sebaliknya. Perilaku tersebut terjadi karena kemampuan asam amino berubah ke zwitter ion.

Susunan Rumus Kimia Asam Amino

Susunan rumus kimia asam amino secara umum adalah satu C yang mengikat 4 gugusan lain, yakni gugus karbonsil, gugus residual, gugus amina, dan atom Hidrogen. Keempatnya berada di samping atom utama. Atas dasar tersebut, orang menyebutnya sebagai rantai samping.

Semakin panjang rantai samping susunan kimia asam amino, maka semakin lemah kandungannya. Begitu pun sebaliknya.

Sementara itu, atom pusat karbon disebut sebagai C Alfa. Penamaan ini disebabkan oleh atom C yang mengikat langsung gugus karboksil. Ketika atom pusat bertemu dengan gugusan amina, namanya berubah menjadi asam a amino.

Proses Pembentukan Asam Amino

Asam amino dapat terbentuk secara alami atau buatan. Berbicara mengenai waktu, tentu lebih lama yang alami. Terlepas dari itu, keduanya dapat dipahami dari segi proses. Tentu melalui struktur rantai asam amino.

Seperti diketahui, asam amino memiliki rantai samping lumayan panjang. Yang jika dilebarkan lebih jauh, maka terlihat kompleks. Saat tubuh menerimanya, semua kandungan yang ada akan sulit terserap. Ujung-ujungnya nutrisi terbawa lewat proses sekresi.

Maka untuk mencegahnya, banyak orang yang melakukan proses fermentasi. Itu untuk memecahkan struktur rumusan kimia asam amino yang kompleks. Harapannya saat melewati organ pencernaan, entah itu usus, lambung, dan sebagainya. Semua kandungan masuk ke dalam tubuh.

Tinggalkan komentar