Cara Memainkan Rebana Hadroh Termudah

Cara Memainkan Rebana Hadroh

Ada banyak alat musik yang Islami yang berkembang. Dan salah satu yang tetap eksis sampai saat ini adalah rebana hadroh. Alat musik mirip gendang ini beragam jenisnya, dan maisng-masing punya keunikan sendiri. Sebagai generasi Islami masa kini, tentu menjadi kewajiban bagi kita ikut serta melestarikan kebudayaan musik Islami, yakni dengan cara ikut bermain hadroh. Pertanyaannya, tahukah Anda bagaimana cara memainkan rebana hadroh?

Karena bentuk rebana tidak jauh berbeda dengan bentuk gendang biasa, maka cara memainkannya juga sama, yakni menabuhnya dengan tangan sampai menghasilkan suara yang merdu. Tetapi, untuk menghasilkan harmonisasi yang baik tidak bisa asal tabuh lho! Ada rumus tertentu di masing-masing jenis rebana hadrohnya. Jika Anda tertarik mencari tahu lebih banyak, mari belajar cara memainkan rebana hadroh bersama ulasan ini!

Belajar Cara Memainkan Rebana Hadroh yang Legendaris

Seperti yang kita tahu dari beberapa toko yang jual hadroh Samarinda, rebana hadroh merupakan alat musik Islami yang berasal dari negeri Timur Tengah. Seiring dengan masuknya Islam ke Nusantara, alat musik ini juga ikut terkenal di kalangan masyarakat. Rebana hadrah biasa digunakan sebagai alat musik pengiring penampilan hadrah yang dibawakan oleh wanita.

Secara keseluruhan cara memainkan rebana hadrah adalah dengan menabuh bagian membran-nya. Yakni lapisan kulit yang terdapat pada bagian terluar badan rebana hadrah. Pukulan pada kulit ini akan menghasilkan bunyi yang harmonis. Tapi tentu saja tidak bisa sembarang tabuh. Sebelum kita belajar cara bermain rebana hadrah, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu, antara lain :

Tenaga yang cukup; rebana tidak akan mampu menghasilkan suara apabila tidak ada tenaga yang cukup untuk menabuhnya. Tetai, tidak diperkenankan menabuh terlalu keras juga ya, karena berpotensi menjadikan rebana rusak dan suaranya tidak terdengar baik.

Teknik yang benar; memainkan rebana tidak hanya butuh tenaga yang cukup, tetapi juga teknik atau cara menabuh yang benar. Teknik yang benar akan menghasilkan suara yang indah.

Selesai dengan persiapan yang perlu diketahui, mari kita lanjutkan dengan panduan cara memainkan rebana yang benar untuk pemula!

Cara Memegang Rebana Hadrah yang Benar

Ada beberapa cara memegang rebana hadroh yang benar. Misalkan saat posisi istirahat. Posisi ini adalah menempatkan rebana hadroh pada tempat yang aman, misalkan pada meja pada saat tidak rebana menganggur.

Selanjutnya adalah posisi siap, yakni pada saat Anda bersiap untuk memulai permainan rebana hadroh. Pegang dan angkat rebana dengan salah satu tangan, boleh kanan atau kiri sesuai kebiasaan dan kenyaman Anda. Letakkan ibu jari di bagian atas, dan jari-jari pada bagian bawah. Rebana hadroh harus berada di bawa dada, tidak boleh lebih tinggi demi kenyamanan posisi Anda sendiri.

Selesai dengan posisi siap, selanjutnya adalah cara memegang rebana hadroh pada posisi putar. Pastikan hadroh berada pada sudut 45 derajat depan dada. Jangan terlalu vertikal karena bisa menciptakan artikulasi yang tidak jelas. Dan jangan pula terlalu datar, karena dapat menghasilkan artikulasi yang tidak jelas pula.

Teknik Memukul Rebana Hadroh

Cara memainkan rebana hadroh berfokus pada teknik memukul atau menabuh untuk menghasilkan irama yang sesuai. Karena rebana hadrah ini banyak jenisnya, teknin menabuh untuk masing-masing jenis juga berbeda. Khusus untuk Anda, berikut ulasan lengkapnya;

a)       Kencer

Pertama, ada kencer. Alat musik ini merupakan alat musik utama dari seperangkat alat musik hadroh. Kencer biasanya terpakai selama vokal melantunkan syair-syair arab atau lantunan sholawat. Pada nada-nada tertentu, alat musik ini ditabuh dengan pukulan berbeda untuk menghasilkan variasi pada irama. Secara umum, ada dua teknik pukulan yang akan menghasilkan dua jenis irama pada kencer yakni irama nikahan dan irama anakan.

Untuk irama nikahan, pukulan bermulai dengan tempo D-T-DD-T T, lalu kembali ke rumus vokal yakni DT- DD- D-TT-T lalu kembali lagi ke tempo awal. Apabila ada nada naik, rumus pukulannya berubah menjadi DD-TT-T-T-TT-T-D-DD-D-D-DD-D-D. Setelahnya lanjut kembali ke rumus pukulan koor, TT- T-D- TT- T-D, dan kembali lagi ke rumus awal.

Pukulan untuk nada tengah adalah T-T-T-TT-T-T-TT-T-D-TT-T-D. Sedangkan rumus pukulan untuk nada penutup adalah DD-TT-TT-D-TT-T.

Yang kedua adalah rumus pukulan untuk irama anakan. Untuk membuka lagu menggunakan rumus pukulan D-T-D-D-TT-T. Untuk vokal menggunakan rumus pukulan D-TT-DD-D-T-T-D-T-T. Apabila irama lagunya naik, rumus pukulan berubah menjadi D-D-T-TT-T-T-TT-T-D-DD-D-D-DD-T-T, setelahnya kembali ke nada koor TT-D-T-TD-TT. Untuk nada tengah adalah T-TT-T-T-TT-T-T. Terakhir nada penutup nya D-D-T-TT-D-T-TD-T-T.

b)      Bass

Alat musik kedua adalah bass. Teknik memukul bass tidak terlalu rumit, tetapi menjadi sulit bagi mereka yang tidak punya kepekaan seni yang baik. Dalam memainkan rebana hadroh, bass cukup dipukul pada bagian mukanya dengan tenaga pukulan yang cukup. Karena bass ini beriringan dengan Tam-Tam, maka ketepatan dalam pukulan perlu Anda perhatikan untuk menciptakan irama yang indah.

c)       Keprak / Kaplak

Selain bass, ada alat musik bernama keprak yang cara memainkannya mirip dengan kencer. Alat ini berfungsi untuk menghasilkan variasi irama pada satu pertunjukan hadroh. Cara memainkan sama dengan kencer tadi, tetapi hanya pada saat nada naik, dan tidak ada rumus D.

d)      Dumbuk

Alat musik berikutnya adalah dumbuk. Fungsinya serupa dengan yang lain, tetapi dumbuk hanya bermain untuk nada rendah. Pada saat nada tinggi, dumbuk tidak ikut ambil bagian.

Secara umum itulah tadi cara memainkan rebana hadroh dan juga fungsi masing-masing alat musiknya. Jika Anda tertarik belajar hadroh, Anda bisa memulai dengan mengenali masing-masing iramanya terlebih dahulu, dan belajar secara bertahap. Semoga bermanfaat!

About Dunia Islam

Check Also

Khutbah Jumat Ramadhan

Salah satu ibadah yang hukumnya wajib bagi laki-laki muslim adalah sholat Jumat. Berbicara tentang sholat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *